Gubernur NTT kunjungi kampung adat terpopuler dalam ajang API Award 2021
Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Flores Timur, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) bersama rombongan juga mengunjungi Kampung Adat Lewokluok, Desa Lewokluok Kecamatan Demon Pagong.
Elshinta.com - Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Flores Timur, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) bersama rombongan juga mengunjungi Kampung Adat Lewokluok, Desa Lewokluok Kecamatan Demon Pagong. Kunjungan kali ini untuk melihat lebih dekat Kampung Adat Lewokluok yang meraih Juara 1 Kategori Kampung Adat terpopuler dalam ajang Anugerah Pesona Wisata Indonesia (API) Award 2021.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur bersama rombongan ikut berbincang-bincang bersama masyarakat dan tokoh adat yang menarasikan adat dan budaya Kampung Adat Lewokluok khususnya Rumah adat Lewokluok atau disebut Korke. Gubernur NTT itu juga memantau kelompok tenun dari masyarakat setempat serta mengajak para rombongan kunker ikut berbelanja beragam kain tenunan masyarakat.
Gubernur VBL dalam arahannya mengapresiasi masyarakat Kampung Adat Lewokluok yang sudah menjaga warisan nenek moyang dengan baik. "Kita apresiasi masyarakat Kampung Adat Lewokluok yang tetap menjaga budaya dan adatnya, serta tradisi-tardisi yang berlaku bersama norma dan nilai-nilai disini," katanya.
"Di sini banyak narasi menarik mengenai budayanya. Juga saya apresiasi para Ibu - Ibu Kelompok tenun. Karya tenunan yang dihasilkan dengan motif-motif yang beragam dan indah itu adalah buah kecerdasan yang hebat dan itu adalah kekayaan intelektual," ujar VBL seperti yang dilaporkan Kontributor Elshinta, Yos Syukur, Seniin (11/4).
"Kekayaan intelektual itu mahal dan harus berbangga karena kita memiliki itu. Meski Ibu-ibu sekalian adalah masyarakat desa tetapi harus bangga karena bisa menghasilkan karya-karya unik, indah, dari kain tenun sebagai hasil dari kecerdasan menenun yang luar biasa," ungkapnya menambahkan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT Zet Libing meminta agar masyarakat Desa Adat Lewokluok untuk menjaga tatanan aspek pariwisata.
"Terima kasih karena perjuangan kita semua yang memberikan dukungan sehingga Kampung Adat Lewokluok dapat penghargaan untuk juara 1 kategori Kampung Adat. Tentunya ini juga bagian dari keberhasilan pembangunan pariwisata kita," katanya.
Kepala Desa Lewokluok Yosep Ike Goran menjaskan Kampung Adat Lewokluok tersebut sangat juga tetap mewarisi kekayaan adat dan budaya diantaranya tradisi adat tanam, panen, pernikahan, kelahiran dan kematian. "Kita juga usulkan agar kekayaan intelektual kita dengan kain tenun asal Lewokluok Larantuka ini dapat mendapatkan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI)," ujarnya.